Sesaat Saja, Terakhir Kalinya

Aku ingin mengenangmu.. sesaat saja..
Mengenang saat-saat indah, saat-saat manis..
Ketika kita pernah berbagi rasa..

Aku ingin mengenangmu.. sesaat saja..
mengenang senyummu, mengenang lesung pipimu..
mengenang belahan rambutmu,
mengenang coklat kemerah-merahan pipimu..
mengenang garis keningmu..
mengenang telapak tangan yang pernah menggenggam jariku..
mengenang bahu yang kokoh..
yang pernah menjadi tempat bersandarku..
mengenang sinar matamu yang yang selalu berbinar-binar, setiap memandangku..
mengenang usapan sayang jarimu disetiap helai rambutku..
mengenang usapan lembut di punggungku yang selalu menguatkanku..

Aku ingin mengenangmu sesaat saja, terakhir kalinya..
mengenang suara beratmu yang selalu ramah di ujung telfon.
mengenang langkah pastimu yang selalu riang menyambutku ..
mengenang semua.. semua saat itu..
untuk terakhir kalinya..

Esok adalah hariku.. waktuku..
Dimana kenanganku bersamamu harus ku lepaskan jauh-jauh..
Dimana aku akan menjadi milik nya..selamanya..
Menjadi bagian dari hidupnya,
yang walaupun tidak pernah kucintai..
namun selalu setia mencintaiku..
Menjadi bagian dari jiwanya
yang walaupun tidak pernah ingin kumiliki..
namun selalu setia menungguku..
Menjadi belahan hatinya, yang walaupun tidak pernah kuharapkan..
namun menjanjikan hari-hari yang damai dan tenang di masa depanku ..
yang berani mengambil keputusan..
yang berani mencintaiku apa adanya..
yang berani melindungiku dan membahagiakanku sampai akhir hidupnya..

Aku tak ingin menyesali kita..tak ingin menangisi kita..
Aku tak ingin marah padamu, kecewa dan patah hati..
Karena waktuku dan waktumu hampir habis..
Sesaat lagi aku beranjak pergi..
menyongsong sebuah kepastian..
yang tidak mungkin aku dapatkan darimu..
Namun biarkan kali ini, sesaat saja,
aku mengenangmu untuk terakhir kalinya..
Karena esok ketika ku membuka pintu hari yang baru ..
akan kulihat hanya ada namaku dan namanya disana..
dan relakanlah aku..
untuk belajar mencintainya..
seperti aku pernah mencintaimu..

Jakarta, 10 Desember 2009 : 21:37PM
Ditulis oleh Ric Erica

untuk seseorang yang tidak pernah berani mengambil keputusan..
sehingga harus kehilangan orang yang sesungguhnya BELAHAN JIWANYA.
Terima kasih telah memberiku inspirasi tentang kisahmu, sehingga tulisan ini boleh ada.

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store