Senjaku

 

 

 

 

 

 

Aku duduk di sebuah sudut cafe, di sebuah gedung mewah..

di Selatan Jakarta, tadi sore..

Sendiri.. Menghitung waktu..

Sayup-sayup musik lembut dari piano yang berdenting..

Turut mengantarku..

Secangkir teh hangat Rosella ..

Sepotong croissant coklat hangat..

dan sebuah buku ..

 

Mengamati mereka yang berjalan lalu lalang.

Menelusuri setiap sudut bangunan ini..

Menikmati beragam wajah dan ekspresi..

 

Wajah-wajah sepi, dari jiwa-jiwa sepi..

Wajah-wajah bingung, dari jiwa-jiwa yang gundah..

Wajah-wajah tak perduli, rikuh, keras.. wajah metropolis kota ini..

Senyum palsu, tawa rapuh, canda semu..

Berganti-ganti rupa..

Membingkai senjaku.. Lengkap sudah..

 

Setiap pribadi mempunyai cerita sendiri ..

Garis-garis wajah ..

adalah saksi panjang sebuah kisah hidup..

Dan aku…

mencoba menggoreskan beberapa dari mereka..

dari ujung garis penaku..

dengan pasti..

 

Ric Erica,

Jakarta, 10 September 2012: 20.39PM

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

1 Comment to “Senjaku”

  1. chekape says:

    berharap goresan – goresan berarti dalam hidup.
    bagaimana memaknai setiap goresan yg kita buat..

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store