S e s a l

Ketika tangan besi itu menghujam tubuhku lagi, bertubi-tubi
Ketika kata-kata kebencian diperdengarkan di telingaku lagi…
Ketika sorot mata bengis menatap mataku lagi…
Ketika senyum sinis menghias wajahmu lagi,
Ketika caci maki bukan hal yang tidak biasa lagi…
Ketika darah kemudian mengalir dari sudut bibirku..
Dan ketika nanar pandangan mataku…
Ketika suara menggelegar mengisi riak-riak rumah… mulai sirna..
Ketika air mata hanya bisa mengalir dan mengalir.. tanpa suara.. tanpa asa..

Kemudian kau terhenyak.. kemudian kau terhenti…
Kemudian kau duduk di sudut ruangan… hampa..
Bibirmu terkatub… matamu menerawang ke langit-langit..
Sosok lemah wanita yang kau cinta..
Bergerak lemah di tengah sedu sedannya…
Kau hanya terdiam
Dengan penyesalan yang tiada dapat kau akhiri

Satu bulan setelah itu…
Kembali… kata-kata kebencian … sorot mata bengis … menusuk ulu hatiku
Kembali tangan besimu menghujam tubuh dan wajahku… bertubi-tubi..
Kali ini lebih keras dari yang lalu… perih…
Darah mengalir lagi dari sudut bibirku… sudut mataku juga…
Suaramu sayup sayup masih kudengar… kemudian hilang… sepi..
Damai merasuk hati… Dingin…

Kemudian…
Kau terhenyak… terhenti..
Kembali kau duduk di sudut ruangan… hampa…
Bibirmu terkatub.. matamu menerawang ke langit-langit..
Sosok lemah wanita yg kau cinta.. sudah tidak bergerak lagi…
Tidak ada sedu sedan lagi, tidak ada air mata lagi..
Dengan penuh sesal….
Sayup-sayup aku masih bisa mendengarkan
Sebuah kata yang telah lama aku tunggu-tunggu

……. M a a f ……..

Ric Erica,  15 April 2009 : 13.30PM

Untuk Wanita-Wanita Korban Tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga
Tulisan ini aku buat awal tahun 2006 sebagai respon terhadap maraknya pemberitaan-pemberitaan di TV, dan media massa lainnya, tentang kekerasan dalam rumah tangga.

Kita banyak mendengar kekerasan yang dilakukan terhadap istri, anak, bahkan pembantu rumah tangga sekalipun. Tapi hanya sedikit yang terkuak ke permukaan.

Semoga tulisan ini, bisa menginspirasi kita untuk semakin peka terhadap gejala-gejala sosial di sekitar kita.

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

3 Comments to “S e s a l”

  1. Indra Pratama says:

    bisa juga menjadi bahan renungan atas apa yang kita perbuat terhadap orang tua…
    ayah…
    ibu…
    maafkan aku..
    sudah hampir 8 tahun aku hanya bisa memberi kabar..
    tanpa pernah bertatap muka..

  2. Very says:

    Tragis benar alur cerita tulisan ini …
    Para maniak yang hanya berani pada perempuan, kelihatan sangat perlu membacanya.

  3. JohnN says:

    ….baru baca….

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store