Potret

 

Memotret hidup pada sebuah malam…
Milik sebuah rumah..
Pada sebuah rumah dimana gelak canda seharusnya ada…
Pada sebuah rumah dimana pembicaraan hangat tak berhenti berdetak..
Namun semua tersaput retak ..
Hanya karena sebuah amarah…

Siapa yang salah..
Apa yang salah..
Tak ada yang dapat menjawabnya..
Hanya diam yang menjadi teman..
Membingkai hening ..
Lalu hening menjadi sunyi..
Kemudian sunyi menjadi sepi..
Yang lebih diam daripada diam ..

Dua hati berdialog tak bersuara..
Kata-kata tak lagi menjadi media..
Mata bening jenaka miliknya, sorotkan rasa bersalah dalam takutnya..
Andai bisa kautarik lagi kata-kata itu..
Andai kau mau merengkuh bocah itu..
Andai sebuah kata maaf sanggup terucapkan..
Namun sayang, kau terlalu angkuh untuk itu…
Hati yang terlalu sering tercabik..
Mata yang terlalu sering menangis..
Jiwa yang terlalu sering terlukai..
Dimana damai?
Dimana rasa nyaman?
Apakah masih ada?

Klik!
Satu potret malam yang sempat terabadikan, milik sebuah rumah..

Ditulis oleh: Ric Erica
Jakarta, 29 Januari 2011: 20.15PM

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store