P a r t y

Zaman sekolah menengah tingkat pertama hingga tingkat atas, hal yang termasuk paling ditunggu itu adalah undangan ulang tahun.

Biasanya, teman-teman yang memiliki rumah cukup besar akan menggelar pesta ulang tahun mereka di rumah, entah di halaman atau ruang tamu.
Perayaannya sih gak semewah perayaan ultah anak-anak zaman sekarang, yang kadang di hotel mahal dengan jumlah undangan lebih dari 100 orang, mengundang ahli dekor pesta, bayar EO hingga menghadirkan MC / DJ kondang.
Bahkan dekornya hanya balon dan pita aneka warna hasil gotong royong satu keluarga… tapi meriahnya bukan kepalang.

Makanan yang disajikan pun sederhana. Aneka pempek, puding, kue, buah potong dan minuman. Ya makanan ringan saja kadang sudah lebih dari cukup. Dan tentunya satu loyang kue tart cantik yang dibuat dan dihias sendiri oleh ibu tercinta. Kartu undangan nya pun simple bahkan kadang buat sendiri loh!
Yang penting, RAME dan berkesan.

Dari sore sudah mematut diri. Menguncir rambut seapik mungkin, tanpa polesan bedak atau lipstik apalagi antri di salon demi tampil percaya diri. Paling banter ya pakai body lotion merk “Citra” hahahhahahah yang saat itu belum banyak saingannya.

Pemilik pesta pun gak kalah dek dek annya. Hari besarnya tiba. Sekaligus sumringah, ketika mendapati orang yang disukainya terselip diantara puluhan undangan yang datang.

Lalu satu satu teman pun berdatangan.
Kesempatan mengenakan pakaian terbaik yang dimiliki, secara sehari-hari ya putih biru, putih abu-abu saja yang dikenakan.
Tidak ada persiapan khusus. Sepatu yang dipakaipun ya sepatu yang biasa dipakai ke gereja.
Beda sekali ya sama anak remaja zaman sekarang, yang mungkin menyempatkan diri ke butik langganan untuk membeli gaun dan sepatu yang matching.

Para undangan sudah diatur duduknya..Yang perempuan duduk di barisan perempuan dan yang laki-laki duduk di barisan laki-laki. Sengaja diatur demikian, karena pesta ulang tahun remaja pada saat itu identik dengan berbagai permainan yang menarik, yang tentu saja, adalah bagian terbaik yang paling ditunggu.

Permainan bernyanyi bersahut-sahutan lalu pihak yang kalah mendapat hukuman.
Permainan karet gelang yang dilingkarkan pada sedotan yang tidak boleh jatuh ketika diedarkan dari anak perempuan kepada anak laki-laki.
Lalu ada permainan bisik-bisikan pesan dari pemilik pesta kepada teman-teman yang dipilih.
Lalu permainan menari yang bila musik dimatikan semua orang harus dalam posisi freeze.
Dan masih banyak lagi.
Lucu, menggemaskan, seru.

Lagu-lagu yang paling laris diputar pada pesta ulangtahun masa itu ya, lagu-lagu ceria nya oom Chrisye dan Vinna Panduwinata.
Aku cinta dia, Pesta, Anak Sekolah, Surat Cinta, hingga lagu soundtrack Catatan Harian si Boy.
Lagu Puncak Asmara nya Utha Likumahua juga selalu kebagian. Lagu disko barat yang penuh beat dan aneka bunyi juga gak ketinggalan.
Electric Youth nya Debbie Gibson, lagu-lagu Madonna, dan New Kids on the Block diputar juga.
Maka saya gak terlalu heran kenapa saya suka kepengen loncat pager kalau mendengar lagu-lagu tahun 80-90an. Sarat kenangan oi!!!

Bagian terbaik lainnya adalah, kesempatan bertemu dan kenalan dengan teman teman lawan jenis yang berbeda sekolah. Lah iyalahhh.. bosen kali liat mereka mereka lagi. Hanya beda kostum tapi wajah dan kelakuan sama minusnya.
Tapi ya dulu itu kenalannya lucu. Sebatas kenalan aja. Gak bisa tuker-tukeran nomor telfon lha telfon aja jarang ada yang punya. Kota kecil gitu loh..
Paling hanya mengharap ada salam yang dititipkan keesokan harinya atau tiba-tiba si dia datang ke sekolah pas jam bubaran, meski motivasi utamanya adalah cuci mata bukan buat ketemu saya. Hahahhahahaha.

Anak zaman sekarang acara ultahnya gak seru banget ya? Kalau gak minta duit ke ortu buat nraktir makan ama nonton… dan bagi yang duitnya gak berseri minta dibuatin pesta di hotel berbintang yang acaranya bikin saya heran, ini pesta ulang tahun anak 17tahun apa wedding party? Hihihihi!

Ini nih! Gara-gara LiteFM yang muterin lagu lagu klasik disko ala 80an. Jadi nulis segini panjang. Gak kasihan apa sama temen-temen yang jadi nostalgia ama masa mudanya?

Ric Erica
Jakarta, 17 February 2015 : 15.31

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store