Celoteh Pagi

Waktu kuliah dulu, di tahun 1994 barangkali, saya memiliki 4 sahabat yang lumayan dekat. Tiga laki laki dan satu perempuan.
Meski tidak bersekolah di tempat yang sama, kami cukup sering bertemu.

Perkenalan kami pun cukup unik.
Di sebuah pesta ulang tahun salah satu keponakan orang penting Indonesia, yang kelak jadi Presiden RI, sebut saja Yai namanya.
Perkenalan saya dengan Yai pun juga unik. Telfon salah sambung!
Hahahahahahha!

Bulan demi bulan, kami jadi makin dekat. Kadang hiking ke gunung salak berlima, kadang makan sea food ke anyer pulang pergi, lebih-lebih ketika Yai kemudian tertarik pada teman kuliah saya.

Hingga suatu hari, mereka membuat acara kejutan buat saya. Tiba-tiba jam 6 sore mereka berempat sudah tiba di pintu kamar kos dan meminta saya berganti baju.

Saya yang tidak siap apa-apa, hanya melongo dan mau saja diajak pergi berlima dengan menumpang mobil Nafy, teman keturunan Irlandia yang kegantengannya bikin saya suka berdecak heran.

Empat puluh lima menit kemudian terhentaklah saya.

Mereka membawa saya ke sebuah restoran steak yang mahal! Ya tentu saya tau, mereka melakukannya karena saya berulang tahun malam itu. Artinya, siapa lagi donk yang bayar????
Bahkan restoran itu masih termasuk mahal di masa masa sekarang ini. Bayarnya gimana? Sementara saya hanya anak rantau yang mepet banget duitnya hahaha.

Meski risau, saya menikmati saja makan malam saat itu. Apalagi teman-teman terlihat begitu happy dan asyik berbincang-bincang.
Dan benar saja, setelah makan malam selesai, bill pun dikirimkan kepada saya.
Rp 225.000,00!
Dimana saat itu, uang sebanyak itu bisa untuk hidup 2 bulan! Arghhhh…

Ya ya.. memang di dompet tersemat rp 250ribu. Hasil menarik ATM paginya dan belum sempat dipisahkan dari dompet karena tiba-tiba sudah diculik tanpa pemberitahuan oleh keempat sahabat bengal saya. Sebenarnya uang itu sudah direncanakan untuk membayar diktat kuliah, bayar uang kos, katering dan masih banyak lagi.

Dengan hati meringis, saya merelakan uang tersebut berpindah tangan. Sisa rp 20ribu saja, dipotong tips untuk pelayan. Hiks!
Arghhhh! Sebuah keadaan yang gak pernah saya prediksi sebelumnya.
Bagaimana kelanjutan hidup besok, saya sudah gak berani memikirkannya.
Lalu setelah berputar-putar sebentar di Sudirman, saya diantar pulang. Tanpa sedikitpun saya memperlihatkan kerisauan kepada mereka berempat.

Saya fikir, ini konsekwensi berteman dengan teman-teman yang financialnya jauh diatas saya. Mereka mungkin tidak kefikiran bahwa saya hanya anak perantauan yang orangtuamya harus kerja keras agar bisa membiayai saya sekolah di Jakarta.

Lagipula kami masih 19 years old my age saat itu. Manalah punya pemikiran begitu. Biar jadi pembelajaran saja.
Dan entah bagaimana caranya, saya lupa.. yang saya tau, saya survive sih, tanpa memberitahu papa agar mau mengirimkan uang lagi. Juga tanpa meminjam apalagi sampai meminta-minta.

Ya ya.. saya melakukan penarikan ATM lagi keesokan harinya dengan komitmen hidup secermat mungkin, gak banyak gaya, dan dua bulan itu harus ditebus dengan hidup seirit iritnya. Dan papa mama gak perlu tau seberapa susah anak gadisnya selama 60hari itu.

Hmm… saya boleh berbangga sedikit. Yang namanya meminjam, berhutang, memanfaatkan kebaikan orang, nipu-nipu, boong-boong apalagi sampai menggadaikan sesuatu gak pernah ada dalam kamus hidup. Papa dan mama konsisten mengajarkan, pakai saja yang ada. Kalau gak ada, ya sudah. Jangan mengada-ada. Dan sampai hari ini, saya mempertahankan sikap tersebut.

Sampai beberapa teman suka berteriak kepada saya,
“Jangan polos amat lah Ricccccc.. dandan lah! Pake lah!”

Kedua adik saya saja suka menggoda,
“Belilahhhhhh! kayak orang gak punya aja!”
Hahahhahahaha.

Saya sering dipandang sebelah mata oleh orang-orang yang berkilau perhiasan dan benda benda miliknya itu.
Saya santai aja gak ambil pusing. Boro-boro jadi memaksakan diri beli ini beli itu pake ini itu agar bisa diterima oleh kaum pemuja branded goods di lingkungan saya.

Paling saya bergumam saja dalam hati..
“Belum ngobrol sihhhhhh”

Gaya ya saya!

Ric Erica
Jakarta, 29 Januari 2015 : 09.13

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store