Satu Setengah Juta Saja!

Kejadian ini baru menimpa teman baik saya, seorang perempuan.
Lokasi : Kemayoran – Jakarta Pusat
Tanggal: 7 Juni 2013

Dua hari yang lalu ia memarkir mobilnya di sebuah ruko dan ia menyebrang ke ruko seberangnya untuk mengambil uang di mesin ATM BCA. Ia biasa melakukan itu karena di ruko BCA sulit mendapat parkir.

Di tengah ia menyeberang, tiba-tiba sebuah motor datang dengan kecepatan tinggi dan menabrak teman saya. Seketika teman saya tergeletak, ditolong oleh sesama penyeberang jalan dan kemudian diurus oleh polisi setempat.

Atasan penabrak motor dihubungi (karena penabrak sedang dalam tugas kantor) untuk dimintai pertanggung-jawaban, dan begini katanya,
“Saya tanggung deh biayanya. Cepat ditolong saja pak.” Begitu katanya via telfon kepada petugas polisi.

Lalu polisi dan orang-orang yang perduli membawa teman saya ke Rumah Sakit terdekat. Keadaan teman saya memar, berdarah, dan tulang kakinya bergeser. Ia harus bed-rest dan disuntik obat penahan sakit dan kakinya dibalut.

Keesokan harinya teman saya diperbolehkan keluar dari rumah sakit, dan penanggung jawab diminta untuk datang membereskan administrasi Rumah Sakit.

Atasan penabrak bilang begini, “Gilaaaaa! 3 juta??? Masa tabrakan begini aja bisa kena charge 3 juta? Pake dibawa ke rumah sakit sih! Kalau hanya memar dan tulang bergeser mah, ke sinshe atau tukang urut aja!!!”

Whattttt? Baru kali ini saya mendengar, korban kecelakaan jalan raya dilarikan ke dukun urut / sinshe terdekat.
Kok saya jadi naik darah ya?

Karena teman saya jengkel sekali dengan sikap penanggung jawab yang seenaknya, atas bantuan seorang teman kami yang cukup banyak kenalan dengan kepolisian, lalu dibawalah urusan ini ke kantor polisi.

Penanggung jawab berkata, “Saya gak punya uang, terus mau gimana pak? Mau diinjek, sampai keluar ‘xxxx’ pun gak ada uangnya. Terus gimana? Ini orang-orang bisa saja ya kalau mau memeras.”

Plis deh.. Temen saya itu profile nya classy banget, kalau mau cari duit gak pake cara itu kali!

Lalu dia melanjutkan, “Gini aja deh! Saya hanya mampu membayar 150ribu. Gimana?” Ia menantang, yang langsung saja disikapi emosional oleh orang-orang yang ada disitu.

Lalu kata polisi yang menangani, emosi dia “Baik bu, tapi ibu nginep di sel tiga bulan ya!”

Semua orang senyum-senyum, termasuk teman saya, tapi kok saya masih kepengen ngamuk ya?

Akhirnya karena tidak ada titik temu karena penanggung jawab ngotot tidak punya uang, dan suasana memanas, akhirnya polisi bertanya satu kali lagi dengan serius, “mau dilanjutkan proses hukumnya atau berdamai bu?”.

Pihak penanggungjawab takut juga kalau sampai masuk penjara, “loh bukan saya yang nabrak kan? Kenapa saya yang masuk penjara?”

Atas inisiatif temen saya (dia memang tidak kekurangan uang, tapi dia gak mau penanggung-jawab lepas tangan), diambil lah sebuah kesepakatan, bahwa uang pergantian boleh dicicil sebanyak 3x kepada teman saya dalam 1 bulan.

Penanggung-jawab langsung berkata,
“kalau gitu, dia aja tuh yang nanggung. Kan dia yang nabrak. Saya sudah cukup rugi. Motor saya patah, kan mst dibetulin!” sambil menunjuk anak buahnya yang juga hadir di kantor polisi.

Penabrak yang karyawan biasa, mungkin tidak punya kekuatan untuk menolak, akhirnya mengangguk lemah, ia menyanggupi menanggung biaya rumah sakit, tapi dengan membayar cicilan seminggu rp 50ribu kepada teman saya.

Tidak sampai disitu, supaya dianggap sebagai atasan yang baik, si penanggung jawab masih juga nyinyir
“Gak bisa kurang tuh? Ini kan kecelakaan, bukan kesengajaan. Dia kan gajinya seberapa sih? Udah 1.5 juta aja!”

Alhasil : Polisi melotot, teman saya panas, saya berasapppppp!!!

Ric Erica
Jakarta, 9 Juni 2013

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store