Rudi Soemarno

Tiga hari berturut-turut menundukkanmu..
Membujukmu.. Meyakinkanmu..
Setelah melalui 3 tahap negosiasi yang melelahkan..
Menahan hati..
Menekan emosi…
Cuma satu kata ….
Pelittttttnyaaaaa…
Astagaaaaa….

Maka.. Tibalah hari itu..
Hari yang ditunggu-tunggu enam hati..
Jumat, 2 Juli.. Jam 11 siang,
di sebuah tempat,
Dimana jantung kota Jakarta berdetak..
Bukan hal yang mudah mengumpulkan kami..
Namun buat kamu, apa sih yang tidak?

Agak khawatir kamu tersesat..
Secara merantau jauh-jauh dari dusun Kerawang dan pelosok-pelosoknya…
Butuh 2 jam tersendiri untuk memantaumu..
Cemas kamu mundur..
Dan menghilang lagi tak tau rimbanya …
Namun akhirnya, kamu datang juga..
10 menit lebih awal bahkan, lebih awal dari siapapun..
Menyusul teman-teman lain..
Yang baru yakin setelah memastikan kamu sudah disana …
Ironis memang.. Memanggg…

Penampilanmu tak berbeda jauh..
Dari ingatanku.. Pertemuan pertama 3 tahun yang lalu..
Sejak terpisah 18 tahun lamanya..
Tegap, tinggi, gelap, dengan bibir sedikit hitam..
Eksotis.. Mungkin itu menurutmu..
Mistik.. Aku menyebutmu..
Seperti dukun-dukun suku pedalaman di film-film Hollywood itu..
Tinggal pakai cincin yang banyak, ikat kepala gambar Dewi Medusa warna keemasan..
Dan kalung besar dengan liontin lambang kepala kerbau..
Bwehhhhh MANTAPPPH…

Lucumu.. Usilmu.. Jahilmu…
Tak kutemukan pada siapapun..
Bakat menyanyimu melampaui standard Indonesia Mencari Bakat..
Tenor, Sopran, Alto, Bass, bahkan suara bebek pun bisa..
Semua hanya dalam satu lagu..
Hudson saja lewat…
Kamu memang luar biasa…
Luar biasa ancurnya…..
Begitu maksudku..
Tolong itu.. Jangan ge er dulu…

“Kenapa sih gak mau punya Facebook?” Begitu tanyaku suatu ketika..
“Enggak ah.. Takut.. Takut banyak yang nge add..” Itu jawabmu.. Dan..
“Tengil!” Desisku..
Padahal ngaku aja..
Takut diserbu puluhan mantanmu …
Korban ratusan janji janji surga..
Yang membuatmu mabok setengah mati..
Dikejar-kejar waktu menunggu realisasi..
Ataukah.. GAPTEK ??
Playboy Jadul.. Yah Playboy Jadul yang Gaptek..
Sebutan yang tepat untukmu..

“Kok dari dulu model rambutmu begitu-begitu saja? Bajumu, selalu jeans dan kemeja putih. Gak keren amat..” begitu ledek temen-temenmu..
Kamu hanya tersenyum, semanis mungkin..
Kue lapis legit buatan mama pun minder..
Yah cuma kamu yang tahu jawabannya..
Mudah-mudahan bukan karena kejadulanmu yang selalu kamu bangga-banggakan itu..

Ah.. Bicara tentangmu..
Selalu terbitkan senyum..
Unik, lucu, tengil, jauh nyebelin, deket ngegemesin..
Menghabiskan waktu bersamamu..
Tak pernah cukup…
Satu menit, dua menit, tiga menit..
Duh iklan sekali…
Memang auramu barangkali..
Selalu menyenangkan dan menyenangkan..

Selamat ulang tahun, Loedi Soemalno..
Begitu pesanmu supaya disamarkan nama aslimu..
Lagi-lagi, mungkin karena takut dicari debt collector, mantan pacar dan dikenali calon-calon korban..
Semoga semakin bertambah usiamu,
Semakin bijaksana, selalu menyenangkan, dan berbahagia.
Sukses untukmu..
Dari kami, 6 sahabatmu..
Yang tak jemu-jemu menunggu
Ulang Tahunmu berikutnya, 30 Juni 2011..

JKH, G’A'H, RK, CK, EM dan HT

*mau nyolong foto mu susah bener nduk.. pake di gembok segala .. cape dehh

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store