Pemandangan Tak Sedap

Sebuah pemandangan tak sedap di sebuah hypermarket, tadi sore.

Dua orang ibu memilih kurma di satu bak penuh berisi kurma tanpa alat pembantu. Satu persatu buah kurma dipegang, dipencet, yang lembut dimasukkan ke dalam kantong plastik, yang tidak baik dikembalikan ke dalam box. Sekali-kali mereka memasukkan beberapa buah kurma ke dalam mulut sambil asyik berbincang-bincang dan bijinya dibuang begitu saja di sisi box yang lain, tanpa memperdulikan berpasang-pasang mata yang mengamati risih sambil berbisik.

Saya tergelitik sekali melihat pemandangan itu, dan tidak sanggup menahan diri untuk menyapa mereka.
(S adalah Saya, dan M adalah Mereka.)
S : Banyak sekali bu.. apa habis?
M : habiss.. pada doyan. Ketemu kurma kan pas bulan puasa aja
S : lha itu ibu milih-milih kurmanya gak pake sendok. Langsung dipegang. Apa gak jorok bu?
M : biarinn.. orang rumah mah udah biasa. Tinggal makan mereka. *sambil ketawa-tawa*
S : hmm maksud saya, apa gak kasihan sama pembeli lain, mendapat kurma bekas dipegang-pegang ibu berdua?
M : yeeee.. mbak nya aja gak pa pa kok situ yang reseh.

Tak ketinggalan akal, saya laporkan saja kepada supervisor yang bertugas. Masa ada prilaku yang tidak menyenangkan begitu dibiarkan saja kan?

Yah, nama saya Ric Erica dan RESEH is my middle name. Hehe

 

Jakarta, 8 Juli 2013 : 17.14PM

Ric Erica

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store