Hanya Satu Suara

Suara yang saya berikan untukmu hanya satu, pak Presiden.

Oleh karena itu, saya memilih tau diri, tidak meneriakimu tentang segala.hal, seolah-olah saya telah memberikan satu juta suara untukmu.
Saya memilih membiarkanmu bekerja.

Tidak ingin membebanimu dengan suara suara sumbang seakan paling pandai, paling tahu dan paling hebat mengatasi persoalan.
Sebab terlalu banyak yang harus kau benahi, sementara negeri ini telah sekian dekade seperti tak ada yang mengurusi.

Semua pihak hanya perduli memperkaya diri, tak malu saling cakar demi sebuah posisi dan memenuhi pundi-pundi.

Jangan lelah, pak Presiden.

Meski rakyatmu sendiri tak pernah berhenti mencaci.

Ric Erica
Jakarta,.23 Januari 2015 : 20.08

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

1 Comment to “Hanya Satu Suara”

  1. hani says:

    Thumbsup

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store