Belajar Membalas Dendam

Menarik sekali melihat bagaimana kita diajari sejak kecil untuk membalas dendam, dan seperti kutuk saja, kita pun mengajari putra-putri kita tentang hal yang sama sejak mereka belum bisa berkata-kata.

Ketika seorang anak yang sedang belajar berjalan tiba-tiba terjatuh dan kepalanya terbentur kaki meja. Ia menangis dengan keras, lalu untuk mengalihkan rasa sakitnya sang ibu atau siapapun yang sedang menjaganya akan spontan berkata,
“Meja nya nakal ya.. bikin dedek sakit ya. Kita pukul meja nya ya.. Nakal..”

Lalu anak kecil itu mulai menggerakkan tangannya memukul-mukul meja, bibir mungilnya ikut bergerak-gerak, airmata nya pun mengering berganti senyum. Ia merasa lebih baik setelah membalas dendam.

Dan tanpa disadari, anak kecil itu merekam pelajaran itu dalam memory nya dan mungkin saja kelak ia tumbuh menjadi pribadi yang mudah menyalahkan segala hal dan membalas dendam.

Adakah kita seperti itu?

Ric’s voice
Jakarta, 1 April 2014 : 09.29am

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

No Comments Yet.

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store