Category Archives: Whisper from NoWhere

Pada halaman “Whisper from No Where” tersimpan ratusan puisi-puisi apik karya penulis tentang banyak hal yang ia capture dalam kesehariannya. Unik, apik, menarik. Jangan lewatkan ya..

Setelah Doa Pagi

  Saya rasa dalam Kekristenan pun ada saja ajaran ajaran / praktek yang menyimpang.. seperti HyperGrace.. Jehovah Witness, Satanic Church dan lain lain. Juga kami sangat concern dengan ‘kemaksiatan’ – praktek praktek seks bebas, LGBT yang bisa saja membayangi generasi remaja muda kami. betapa mudahnya link link pornografi diakses hanya dalam satu klik. Bagaimana penjual Continue Reading...

Uniknya Media Sosial

Sudah tahu sebal-sebalan dengan seseorang di media sosial, tapi masih saling intip-intipan. Langkah berikutnya membuat postingan tandingan, yang isinya aneka sindiran yang mengkritisi gerak gerik satu sama lain. Saling mencari kesalahan seolah tak ada yang benar. Saling mencari pembenaran seolah tak pernah salah. Sindiran dan Gerutuan pun disambut menggelora. Adu status, adu comment gegap gempita. Continue Reading...

Storm

  Berada pada perbatasan… Di antara .. Terlalu indah untuk dilepaskan, namun terlalu buram untuk digenggam .. Terlalu nyaman untuk diabaikan.. Namun terlalu rumit jika menyediakan ruang istimewa untuknya.. Terlalu singkat untuk membagi banyak cerita bersama.. Namun selalu terlalu lama menunggu senyumnya kembali.. Seperti hembusan angin senja.. Perlahan-lahan mengantar sejuk menggantikan terik yang menggigit.. Dan Continue Reading...

Meski Hanya Sekedip Mata…

  Malam ini aku ingin bermimpi.. Bersamamu jelang hari senja.. Membelai gurat-gurat usia di wajahmu.. Menggenggam jari-jarimu yang keriput.. Memelukmu setiap pagi.. Membenahi selimutmu sebelum kau tidur.. Berbagi cerita tentang masa muda kita.. Bagaimana kita bertemu.. Bagaimana tak lelahnya kita menunggu.. Bagaimana kuatnya berharap.. Mendengarkan petikan gitarmu.. Mendampingimu mendentingkan piano untukku.. Menemanimu membaca.. Atau sekedar Continue Reading...

Tersanjung

  Milik sebuah senja yang sederhana…. Milik sebuah ketidaksengajaan… “Cantik. Bahkan lebih cantik lagi.” katanya lembut, seperti bergumam. Dengan tatap mata lembut, nyaris tak berkedip.. Setelah itu.. Ia tak banyak bicara.. Tak sebanyak pesan-pesan itu.. Tak sebanyak tulisan-tulisannya.. Klik..Klik..Klik..Klik.. Ratusan klik bunyi kamera yang tak sempat ia hitung jumlahnya.. Ia hanya sibuk mengabadikan angle-angle nya.. Continue Reading...
x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store