Cooking Lesson

Karena sesuatu dan lain hal, hari ini saya tidak bisa berjalan. Di rumah hanya ada saya dan Nate, pembantu libur.

Me : Nate.. kita berdua harus makan. Kamu bisa masak nasi?

Nate : Aku coba ya. Tapi ajarin.

Me : Tapi aku gak ke dapur ya. Kaki mom gak bisa digerakkan.

Nate : Aku bisa kok, asal tau ingredient nya aja.

Me : Kalau gitu, sekalian aja ya bikin sup ayam tauki.

Nate mengacungkan jempolnya. Meyakinkan.

Me : Mom kasih instruksi dari atas ya. Kalau gak ngerti, nanya oke.

Lalu dia pun berlalu.

Nate : Maaaa.. berasnya berapa?

Me : 1 cup beras merah, 1/2 cup beras putih, dicuci bersih ya.

Lalu dia diam, terdengar suara air dan beras beradu. Saya mendengar dari pucuk tangga.

Me : diputar putar berasnya di air mengalir, biar bersih.

Nate : Berapa kali putarnya?

Me : Lima belas!

Nate : oke. (Lalu dia sibuk mengacak ngacak beras). Trus apalagi ma?

Me : ganti airnya. Cuci lagi. Putar lagi 15 kali.

Nate : kenapa harus 15 ma?

Me : (argh.. kan biar bersih aja ya kan? – dalam hati)
Udah dari turun temurun gitu Nate.

Nate : oh oke. Lalu kasih air ya. Berapa banyak?

Me : Sampai garis terbawah ya dek.

Tak lama dia berteriak, DONE ma!!!!! Artinya, beras sudah masuk ke dalam rice cooker.

Nah yang versi sup ayam agak lucu.

Me : Kamu keluarkan ayam di freezer yang di kotak biru terus kasih air sedikit aja supaya deefrost ya. Sambil kamu masak air satu panci sampai mendidih. Kalau sudah mendidih masukkan ayam nya. (Tentu terpotong potong agar dia mengerti)

Sepertinya dia mengerti karena tak lama saya mendengar suara air ditampung dan suara komppr dinyalakan.

Me : Keluarkan kulit tahu di lemari makanan, itu loh yang seperti kertas warna coklat yang ada gambar sendok garpunya kalau gak salah.

Nate : Ya jangan salah donk maaaa.

Me : cari dulu kaliii Nate..

Nate : Dapat ma. Merk nya Selera.

Me : Ada gambar sendok garpunya?

Nate : ada gambar mangkok juga.

Hahahhahaha saya cekikikan sendiri di pucuk tangga.

Me : Direndam di kotak bekas ayam tadi.. lalu kamu gunting gunting ya.

Dan dia terlihat sibuk sendiri beberapa waktu.

Me : Kupas garlic (kalau saya sebut bawang putih repot lagi jelasinnya hahahahhaha) 5 biji trus di iris ya tipis tipis.

Nate : Iris itu apa?
Nah kannnn.

Me : Potong potong.

Nate : Okeeee.. (lalu agak lama baru terdengar suara sesuatu beradu dengan papan kayu.

Nate : Trus diapain maaa?

Me : Stir with olive oil one spoon ya sampai wangi. apinya kecil aja.
Ayamnya gimana?

Nate : udah mendidih ma..

Me : sippp.. nanti masukkan garlic nya sama kulit tahu yang kamu rendam tadi.

Nate : Sama air nya juga?

Me : Gak.. airnya dibuang aja.

Sampai situ semua mulus sampai saya bilang..
“Jangan lupa kasih garam yaaaaaa…”

Nate : Semua nya yaaaa?

Me : Noooooo…. 1 teaspoon aja…
Urghh.. untung dia nanya!

Demikian cooking lesson siang tadi. Ia membawakan satu mangkuk untuk makan malam saya. Hasilnya… lumayan berasa hahahhahhaha.

Nih penampakannya.

Cooking Lesson

Ric Erica
Jakarta, 31 January 2015 : 18.46

Written by

Just a middle 30s ordinary woman who is easy smile-easy laugh, a writer, a wife, a mother, of a teenager boy, a family woman, a free-unthinkable mind who loves reading-dreaming-writing, laughing all day, multitasking one, sport-addicted, adventurous traveler, independent, a friendly best friend for those people who loves the same passion and humor, loves cooking, a great partner for movie date for her best friends, sometimes doing her consultant works, a lady who loves seeing things at her funny sight.

2 Comments to “Cooking Lesson”

  1. hani says:

    Gimana rasanya?

  2. Agus Priyono says:

    Nice cooking Lesson…besok aku yg masakin kamu yah, Ric?

Leave a Reply

Message

Current day month ye@r *

x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store