Monthly Archives: March 2012

One Fine Day

    Dicurhatin sama Nate untuk pertama kalinya tadi siang, “Mommy, my friends are  going to Puri mall next Friday without me”. Trus aku tanya, “Kenapa? I and daddy allow you to go”. Dia bilang, “bukan itu. Mereka tdk ingin aku ikut, karena mereka tdk mau aku ikut”. Sebuah pertanyaan besar mampir di benakku seketika. Continue Reading...

S e r e n e

    Rinai hujan baru saja berlalu… Ketika dia masuk pada lorong waktu… Sunyi.. Hening… Hanya dia … Tulus pada jiwa… Jujur pada rasa.. Dari balik jendela bening dia melihat sisa-sisa air membias.. Bau tanah sehabis hujan, masih kental tercium aromanya… Melukis senyum pada kaca yang mengembun karena hujan.. Dalam ketidakmengertiannya akan banyak hal.. Menjebaknya Continue Reading...

S o r r y

    Maafkan, aku yang tidak bisa mengalahkan diri.. Maafkan, atas ketidakmampuan ku mengampuni .. Maafkan, bila selalu keras hati yang menjadi pemenangnya… Maafkan, atas benteng yang tinggi yang kubangun selama ini.. Maafkan, atas ketidakmauanku menghancurkan pembatas itu rata dengan bumi… Maafkan, walau aku menyadari dimana aku harus berdiri, namun aku tak mau melakukannya..   Continue Reading...

Bunga di Tepi Jalan

                  Cintanya, selalu dirasakan manis untuk dikecap.. Menyejukkan jiwa yang resah.. Menenangkan hati yang gundah.. Untuk dituangkan dalam rasa yang indah.. Sesaat merajut asa dan harap.. Dan merangkumnya dalam sebuah mimpi.. Sayang.. Hanya sebuah mimpi..   Rindu untuknya, selalu terucap dan terbias.. Mengisi angan-angan di setiap malam.. Continue Reading...
x

Click dan Download App Android ERICA MASCALOVA dari Google Play Store